AKU DAN DOSA
Cerita ini ku bagikan untuk menolong orang-orang yang sedang berjuang melepaskan ini. semoga ini menolong. bahwa kamu tidak sendiri yang pernah mengalami, bahwa aku pernah mengalami
Hello,, enda usah perkenalan yah heheh pasti sdah tau namaku. Sebelum aku bercerita aku akan memulai kisah ini dari awal secara singkat saja. Untuk kisah yang lengkap kapan-kapan aku akan bagikan heheh.
Dulu
aku SMP, aku juga pernah SMP yah bang wkwk, SMP kelas 1 adalah awal ku mengenal
dosa itu. Yah sampah busuk yang ku simpan sekian lama dan aku terus berputar di
dalamnya. Aku sadar menceritakan ini butuh kemauan yang kuat tapi harus
berjuang. Berat tapi sekali lagi disini aku mau tegas sama diriku “AKU MAU
TAAT”. awal kisah di kelas 1 aku bergaul dengan banyak sekali orang-orang yang
berbeda watak dan karakter, lingkungan baru, bahkan suasana hidup yang baru.
Disitulah aku mulai terjerumus dalam dunia Pornografi, awalnya aku tidak tau
menaung tentang itu. Aku di tawari oleh temanku yang waktu itu adalah kakak
tingkatku dia memperlihatkan ku filem yang sepatutnya aku lihat pada saat itu.
Sampai dia mengirimkan kepada ku file itu, aku jatuh dalam dosa itu sampai pada
SMA kelas 2 disitu. Di sama itu aku sangat menikmati dunia itu namun aku hanya
sebatas menoton tidak melakukan menstrubasi bahkan melakukan itu kepda orang
lain. Di ruang sendiri ku mataku menikmati itu, tidak ada yang tau seorang aku menikmati itu bahkan teman-temanku tidak ada yang tau. Aku meyimpan itu
rapat-rapat hingga teman-temanku memikirkan bahwa aku orang yang tidak pernah
melihat hal-hal itu dalam hatiku berbisik aku pernah menikmati itu. Di masa smp
kehidupan ku sangat suram bagiku di situ mataku paling banyak melihat file itu.
Masuk SMA porsi melihat berkurang karna lingkungan ku berbeda dan pola pikirku
mulai berubah. Namun dalam ruang sendiriku aku terkadang menikmati itu, selama
SMA perilaku di smp ku banyak yang berubah hampir berubah total ketika masuk
SMA. Puncak aku mulai harus meningalkan itu ketika kelas 2 SMA di situ aku di
doakan oleh hamba Tuhan yg datang mengisi ibadah di sekolah karna pada saat itu
teman-teman muslim ibadah dan kami pun di minta ibadah. Dari situ aku mulai
meningalkan itu tapi sekali lagi itu tidak mudah. Aku jatuh bangun menghadapi
itu karna aku dengan Tuhan yang tau kami sedang berjuang melawan Pornografi,
singkat cerita. Aku masuk dunia kampus, aku di terima di unmul aku sangat
senang tapi hati tidak tenang. Karna hati ku kawatir ini dunia luas yang akan
ku datangi, aku takut diriku hancur dengan dosa yang sedang kulawan? Aku di
tangkap oleh bang Tian pada saat itu melalui mentoring, di situ aku belum
mengerti tujuan mentoring itu apa. Aku menikmati alur mentoring lalu masuk di
KTB, selama masuk KTB aku mulai paham siapa yang bisa menolongku untuk melawan
itu. Tapi sekali lagi kukatankan “Tapi” aku belum bisa terbuka dengan dosa yang
ke lawan menderita itu jelas sangat-sangat jelas aku menderita, aku tertekan,
aku sulit menikmati watu-waktuku dengan Tuhan tapi hati masih keras.
Sangat-sangat keras, tiap hari tiap waktu aku minta tolong dengan Tuhan. Aku
selalu bilang sama Tuhan.” Tuhan aku lelah dengan semua ini” hati ku sangat
keras, sangat-sangat keras untuk itu menyimpan sampai itu membuatku tersiksa.
Padahal aku sangat dekat dengan bang Tian tapi aku menutup sampah itu.
Satu-satunya sampah yng belum berani ku buka adalah “pornografi” selain itu aku
berani membukanya. Tapi sampah ini aku belum berani, walau pun KTB lama terus terbuka pada saat itu berani untuk terbuka dengan
kehidupan-kehidupan secara mendalam tapi aku belum berani membukakan sampah
itu. Penyesalan itu datang ketika bang tian harus pulang ke Balikpapan, aku
berfikir aku sudah terlambat untuk bercerita. Akhirnya aku hanya mengharapkan
Tuhan saja. Kelompok kami pindah KTB, aku masih berjuang melawan
dosa itu. Namun Tuhan terus bicara ceritakan itu tapi aku malu berbicara itu
aku pikir aku yang masih berjunag dengan dosa bodoh itu, tapi ada satu ketika
dalam KTB bang Yoyo (Nama Samaran) ceritakan pergumulan yang sama dalam KTB kami disuitu Tuhan
bicara keras denganku tapi hati ku ragu-ragu, mulai dari kejadian itu aku mulai
gelisah untuk memulai bercerita bab yang kami lewati terus meyakinkan ku bahwa
aku harus berbicara. Yang paling keras bicara melalu kotbah di ibadah PMK FKIP
pada saat itu di perkantas dan PKTB ku yang menjadi pemateri, dan aku
menagkap kesimpulan ini “ KAU HARUS MENANG, KARNA KETIKA KAU TERUS JATUH BANGUN
KAU MENGHABISKAN WAKTUMU DAN WAKTUMU TERUS BERKURANG”. mulai lah hatiku gelisa
dan terus mau berbicara tentang yang sedang kulawan. Akhirnya aku kami
pertemuan pada 11 oktober 2019 membahas KK bab 5, pada pertanyaan ke 7 poin c.
di situ aku kesempatan ku bercerita dalam KTB kami bahwa aku sedang berjuang
melawan Pornografi itu. Setah aku menceritakan aku merasa legah tidak seperti
biasanya, sebelum aku bercerita aku merasakan tekanan dan hidup sangat-sangat
gelisa namun ketika aku telah menceritakan itu aku merasakan legah ringan tidak
tertekan. Namu yang anehnya aku lebih banyak menjadi pendiam bukan karna malu
dan aku masih mencari akar itu sampai saat ini. Perjuangan ku belum selesai
masa-masa berat ku baru di mulai. Ternyata iblis tidak mau kalah dia mengintimidasiku
lagi. Ada satu hari, aku di intimidasi oleh iblis seharian untuk meligat tapi
aku bilang sama Tuhan, “ TUHAN AKU MAU TAAT SAMA KAU” kau tolong aku untuk
melawan intimidasi itu sampai aku tidak bisa tidur hanya untuk melawan
intimidasi itu. Sakit, yah sakit sangat-sangat sakit tapi aku mau TAAT itu
saja. Sampai aku harus mematahkan kartu paket ku hanya untu mau TAAT sama
Tuhan. Aku tidak pernah berpikir aku beli pake uang, isisny masih 15 GB tapi di
hati ku aku mau taat sama Tuhan yang berkumndang cuma itu. Melewati hari itu
aku bersukur sama Tuhan, Kau nyatakan lagi keAgungan Mu kepada ku manusia yang
terus meminta tolong sama kau Tuhan. Selepas hari itu aku mulai dapat
mengontrol pola pikiranku lagi-lagi tidak mudah, setalh kami KTB kemarin hari
jumat aku ceritakan semua yang ku alami selama 2 minggu, malamnya aku di
intimidasi lagi untuk membuka. Lagi-lagi aku berjuang di ruang sendiri ku hanya
dengan Tuhan sampai jam 2 malam aku harus berjaung mengendalikan pikiran ku
hanya aku mau TAAT hanya mau TAAT sama Tuhan. Aku tidak mau menyerah karna aku
tau siapa pemberi hidup ini hanya kepada dia aku mau taat bahkan aku bilang
“walaupun kau buat aku terus di intimidasi samapi pagi hari pun aku tidak akan
berikan ruang buat kalian (iblis) sedikit pun”. hari ini Tuhan bicara keras
lagi sama diriku, aku harus mencari Natan-natan yang lain selain PKTB, di
pembinaan tadi Tuhan keras bicara aku harus buka kan lagi kasus ini untuk orang
lain. Aku tau PKTB ku punya keterbatasan dalam membantuku.
Tiap hari tiap waktu tiap dektik aku selalu waspada dengan iblis yang mengintimidasiku. Karna aku tidak mau lagi dan tidak akan pernah lagi di gauli dosa,
buat kalian yang sedang berjuang jangan putus asa untuk lepas. ketika kamu tidak lagi menghidupi itu lagi kamu merasakan kenikmatan yang sebenarnya kesejukan yang sebenarnya. jangan pernah berhenti menjadi taat karna itu tidak sia-sia. Tuhan tidak pernah menolakmu Dia terus mengulurkan tanggan-Nya tapi kita yang tidak mau menyambutnya karna rasa bersalah kita. Sekotor apapun diri Allah tetap menyambutmu dan Tuhan tidak menginginkan kita menderita karna DOSA
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
jangan lupa Follow akun ig :
@Syalom_Podcast
@pakiding_

Tidak ada komentar:
Posting Komentar